
Mayoritas peternak sapi perah di Indonesia memelihara sapinya dengan cara diikat. Sapi umumnya dikandangkan secara terus-menerus di atas lantai beton atau semen. Sayangnya, lantai yang keras, terkadang licin, dan sistem pembuangan kotoran yang kurang baik membuat lantai kandang sering becek oleh kotoran. Kondisi kandang yang lembap ini menjadi salah satu pemicu utama munculnya masalah kuku dan kepincangan pada ternak.
Mengapa Kuku Sakit Bikin Rugi?
Sapi yang kakinya sakit akan malas berdiri dan malas makan. Ujung-ujungnya membuat produksi susu anjlok, bahkan berdampak pada kesuburannya juga. Untuk memantau keparahan kondisi kuku, para ahli menggunakan Sistem Skor Pergerakan (Locomotion Score) untuk menilai postur dan cara jalan sapi.
| Skor Pergerakan | Postur & Kondisi Jalan | Dampak Finansial & Produksi |
| Skor 1 (Normal) | Punggung rata, tidak ada tanda kepincangan saat berdiri maupun berjalan. | Kondisi ideal, produksi optimal. |
| Skor 3 (Pincang Ringan) | Punggung sudah terlihat melengkung atau membungkuk. | Asupan pakan turun 3%, produksi susu turun 5%, dan masalah reproduksi (susah bunting) naik 5%. |
| Skor 5 (Pincang Parah) | Sapi tampak pincang dan biasanya hanya sanggup menahan beban pada 3 kaki. | Asupan pakan anjlok hingga 16%, produksi susu merosot tajam mencapai 36%, dan susah bunting melonjak 50-100%. |
Jebakan Terapi Pereda Nyeri
Sering kali saat sapi terlihat pincang di lapangan, peternak hanya memberikan terapi pereda nyeri berulang kali. Memberikan pereda nyeri tidak serta-merta menyelesaikan masalah, dan jika dilakukan dalam jangka panjang, justru menyembunyikan masalah yang jauh lebih besar. Infeksi bisa menyebar dan jaringan kuku bisa rusak permanen. Peternak wajib mengetahui penyebab utama dari kepincangan agar terapi tepat sasaran. Karena itu, sangat penting untuk segera memanggil tenaga medis atau dokter hewan untuk diagnosa yang lebih akurat.
Tindakan Nyata Pencegahan di Kandang
Masalah kuku bisa dicegah dengan perbaikan manajemen kebersihan dan rutinitas perawatan. Terapkan langkah praktis berikut:
- Pastikan kandang dan kuku terjaga kering.
- Sediakan area jalan-jalan yang bersih dan kering.
- Lakukan cuci kuku (footbath) rutin (konsultasikan dengan dokter hewan atau tim medis setempat terkait bahan yang boleh digunakan sebagai larutan cuci kuku).
- Potong kuku (claw trimming) terjadwal.
Sapi perah adalah hewan ungulate yang berdiri dengan cara bertumpu pada kukunya. Tanpa fondasi kaki dan kuku yang sehat, mustahil sapi itu bisa bekerja optimal. Jangan tunggu sampai sapi Anda berdiri dengan tiga kaki. Mulailah rajin membersihkan lantai kandang, lakukan potong kuku rutin, dan selalu konsultasikan keluhan ternak dengan dokter hewan kepercayaan Anda.